Suhana Tentang Suhana

Di awal saat reuni teman-teman sekolahan, beberapa tahun lalu, saya pernah jumpa dengan teman yang namanya Ateng (alias Suhana Lim). Terus terang jujur bilang, saat itu koq dalam hati ada sedikit keragu-raguan. Ini orang ngomongnya soal hong sui, yang biasa nota bene adalah orang yang biasa suka tipu-tipuan saja. Jangan – jangan Ateng pun sama.

Setelah sekian lama tidak bertemu lagi dengan Ateng, pada hari Minggu (21 Februari 2021) lalu saya mengikuti zoom meeting hong sui nya. Ternyata yang namanya Suhana Lim (Ateng) adalah orang yang punya cara pandang yang luar biasa. Ia bisa menjelaskan dan menjabarkan ilmu hong sui dengan lugas, artikulasi dan baik. Dari sinilah saya memahami jelas bahwa sosok dan citra Ateng (Suhana Lim) ternyata adalah totally beda dari anggapan saya sebelumnya. Kamsiah bro, sukses terus!

Jakarta 24 Februari 2021
Tertanda,
Suhana Wijaya untuk Suhana Lim

Hubert Jahja – Enrich Realty Group

Like many of us, I always strive to find a more meaningful, prosperous and fulfilled life.

Being first generation migrant into Australia, I am grateful for the opportunity presented to me and my achievement so far.

However, I still strive to improve and find further success and meaningful life, as I believe there is more than normal and ordinary life. I want to do more and be able to help more people and contribute back to this world as much as I possibly can. I imagine myself as a living angel or the modern day Marvel Iron Man.

So when the student is ready, the teacher appears. That’s where I first met my Master Suhana.

He explains things in a logical way that I can understand. Do I really believe in Feng Shui, the Four Pillars / the Ba Zi or in the Western world is widely known as, the Art of Geomancy? Initially I will say NO. But now, after the logical explanation, I come to an understanding that there is more than what you can see.

Can you see wind? No.

Can you see cold? No.

Can you see electricity or heat? No.

But these are elements and energy that is important in human life.

He further explains, that Human is in between Heaven and Earth. If you can harness these elements and power, you can control the Universe. Maybe I am not that keen yet to control the Universe, but it is a skill and art to utilise these subtle energy of Heaven and Earth to enhance your success, your wellbeing and give you more harmonious life.

Simple analogy, if a super (top) orange seed is planted in a fertile soil with the energy of sun and rain, it will further grow to become a wonderful orange tree that produces wonderful fruits.

However, same seed planted in bad season and in an infertile or barren land, same seed, will have a very different result. You will not have a wonderful orange fruits under this condition. Due to bad Earth and bad Heaven energy.

Human is like the seed, you can work very hard and very smart, this only gives you 1/3 of the result. By knowing and implementing some elements of Feng Shui, Ba Zi or the Four Pillars that have been used for centuries by successful emperors, military strategists and even business tycoons in modern days, you will enhance your result by harnessing the subtle energies of Heaven and Earth.  These subtle energies, if understood and applied well, will further boost 2/3 of your effort to maximise your result.

I look at this as another chapter of my life. As my Ba Zi calculation is telling me that I am still have another few decades of golden era coming very soon, I understand my strength points, having the 4 lucky “stars” following me for the rest of my life, I further understand my weaknesses, working on strengthening these part, further harnessing the energies of Heaven and Earth, surely, there will be far more success, harmonious and fulfilling life.

Life has a limit, I am trying to seriously max my experience, my life and I always dream of to be an angel that will be able to help and support others. In modern world, a Marvel Iron Man. How can you help others, when you yourself is not strong and capable?

I thank you Pak Suhana for introducing me to the world of Feng Shui, and The Four Pillars / Ba Zi. Will further explore and enjoy this exciting journey together with you Pak for many years to come.

Thank you.

Hubert Jahja

Enrich Realty Group

#enrichlife

Felix Irawan – Jakarta

Saya kenal pak Suhana sudah hampir 5 tahun yang lalu, dikenalkan oleh teman baik saya yang tinggal di Sydney. Pertama kali ketemu saya sudah “ditembak” oleh pak Suhana dengan analisa-analisa dari garis muka sampai dengan jari kaki. Yang lucunya semua yang beliau katakan adalah akurat dengan kepribadian saya, padahal waktu itu baru pertama kali bertemu. Terus terang, saya sempat kurang percaya dengan feng shui karena sudah pernah dua kali bertemu orang yang mengakui mengerti feng shui dan tidak ada hasil apa-apa dan bahkan merusak kehidupan saya.

Setelah makin lama makin kenal, saya suka sekali dengan cara beliau menganalisa fengshui secara logika, yang nggak perlu beli ini itu atau taro emas atau kristal. Solusi yang diberikan sangat masuk akal dan prediksi yang diberikan beliau selalu terjadi. Pak Suhana selalu memulai analisis dan seminarnya dengan mengingatkan bahwa semua teori feng shui yang dia akan sampaikan semua berdasarkan ilmu pasti dan bukan agama atau mistik, dan saya setuju dengan semua penyampaian beliau yang dapat dijelaskan berdasarkan logika.

Saya selalu refer beliau ke saudara dan teman-teman dan mereka semua cocok dan bahkan belakangan menjadi teman dekat alias family friend. Pak Suhana sangat berjiwa muda dan sering nge joke juga, gak jaim dan selalu low profile, tapi masih suka iseng dengan cara menyindir atau “menyentil” saya juga sesekali. Setiap ada teman yang butuh bimbingan saya tidak ragu-ragu langsung menyarankan bicara dengan Pak Suhana.

Kapan pun saya butuh nasihat beliau selalu menyempatkan untuk membalas pesan-pesan saya, baik via whatsapp, facebook messenger dan email. Beliau selalu bersikap profesional dan selalu membantu dengan nasihat-nasihat yang masuk akal dan mudah dimengerti. Dari ba zi yang sudah kami sekeluarga dapatkan, kami jadi punya arahan hidup dan penjelasan mengapa kejadian-kejadian yang lalu dan akan terjadi, sehingga kami dapat merencanakan solusi dan antisipasinya.

Pak Suhana sudah kami anggap sebagai keluarga, di saat saya mengalami kesulitan beliau selalu menyempatkan diri untuk menanyakan kabar saya beberapa kali meskipun beliau sedang di Melbourne dan sibuk bekerja. Pak Suhana selalu menjaga konfidensialitas semua klien-kliennya. Bila beliau menggunakan seorang kliennya untuk sebagai contoh kasus, beliau tidak akan menggunakan nama mereka agar menghindari gosip yang tidak perlu.

Semoga buku ini akan menjadi sukses seperti buku-buku sebelumnya yang sudah Pak Suhana terbitkan sebelumnya. Dan yang pasti koleksi buku saya akan bertambah dengan hadirnya buku ini. Semoga semua nasihat Pak Suhana dapat membantu para pembaca untuk lebih mengerti lebih dalam tentang feng shui, yang selama ini sering di salah pergunakan atau membawa-bawa nama agama.

Terima kasih.
23 November 2018
Felix Irawan – Jakarta

Kata Pengantar – Jimmy Sudharta

Pak Suhana adalah ahli feng shui yang telah banyak membantu dan membuka mata dan pikiran saya untuk lebih memahami tentang keseimbangan dan keharmonisan dalam berbagai aspek kehidupan, dan itu banyak berperan dalam perjalanan saya baik dalam kehidupan sehari-hari maupun kehidupan profesional.

Beliau mampu menghilangkan kesan ilmu gaib maupun stigma yang selama ini menempel pada kata feng shui. Beliau sangat piawai memaparkan secara logis tentang hubungan dan faktor-faktor yang mempengaruhinya yakni ibadah, manusia dan bumi / tata ruang.

Pada dasarnya, ibadah, manusia dan bumi / tata ruang harus berjalan bersamaan, jangan hanya melakukan satu hal dan melupakan hal yang lainnya. Faktor Langit – Manusia – Bumi, ketiga-tiganya penting dan perlu disinkronkan, disinergikan.

Dari beliau saya juga belajar bagaimana cara membangun serta menjaga hubungan ketiga faktor tersebut untuk menjadi lebih baik. Di samping itu beliau juga sering memberikan tips dan meluruskan mitos-mitos feng shui yang salah atau tidak logis.

Saya yakin dengan ilmu dan pengalamannya yang sudah tidak diragukan beliau telah meningkatkan kualitas hidup banyak orang, tidak hanya di Indonesia namun juga di mancanegara.

Semoga pembaca bisa ikut menikmati pembelajaran dan pengalaman dari Pak Suhana yang dikisahkan dalam bentuk teori dan contoh konkrit aplikasi feng shui dalam buku ini, Feng Shui: Kisah Langit Manusia Bumi. Sukses selalu, Pak Suhana!

Sebagai penutup, saya menyampaikan maaf jika mungkin ada ucapan, perkataan dan pendapat saya (dalam wawancara ekslusif) yang mungkin tidak berkenan dan atau menyinggung bagi pembaca. Terus terang, ini adalah untuk pertama kalinya saya menceritakan kisah mengenai kehidupan pribadi dan bisnis saya untuk di share ke publik. Dan juga saya bukan orang yang pintar bermain dengan kata-kata. Jadi harap dimaklumi, sekali lagi mohon maaf kalau ada kekurangan atau kesalahan kata kalimat dalam tulisan mengenai diri saya.

Salam,
Jimmy Sudharta
Founder & CEO Mensa Group.

Kata Pengantar – Billy Kurniawan

Suhana Lim adalah sosok ahli feng shui yang saya hormati atas karyanya dalam menggambarkan pengetahuan feng shui secara praktikal untuk kehidupan sehari-hari. Setelah mengenal Pak Suhana, bagi saya feng shui bukanlah suatu ilmu yang tabu dan mistis; melainkan feng shui adalah seni dan teknik serta ilmu tentang energi dalam tata ruang yang berguna untuk kehidupan sehari-hari.

Feng shui pada dasarnya adalah ilmu yang mempelajari bagaimana cara agar manusia dapat hidup selaras dengan alam lingkungan sekitarnya. Menurut Pak Suhana, faktor keseimbangan dan keharmonisan sangatlah penting dalam mengaplikasikan feng shui. Dengan prinsip sinergi antara 3 faktor penting yaitu faktor Langit, faktor Manusia dan faktor Bumi. Dari sinilah saya mengadopsi tata letak objek-objek diruangan atau bangunan yang saya tempati. Satu hal yang saya rasakan sendiri bahwa hanya dengan merubah tata letak suatu objek dapat memberikan powerful positive energi yang berbeda terhadap suatu ruangan.

Dengan gaya bahasa nya yang khas kasual dan penuh warna penerbitan buku berjudul Feng Shui: Kisah Langit Manusia Bumi, Pak Suhana Lim membahas berbagai topik yang berkaitan dengan feng shui, sinergi antara manusia dengan bumi dan langit, serta pengaruhnya pada kehidupan sehari-hari. Fakta bahwa feng shui bukanlah merupakan kemistisan atau jimat keberuntungan.

Banyak sekali konsultan feng shui tetapi saya memilih Pak Suhana Lim karena saya sangat menyukai karya-karya nya dan gaya khasnya yang kasual dan penuh warna, sehingga mengajak saya untuk lebih mengetahui secara objektif tentang feng shui. Pak Suhana selalu memberikan masukan berdasarkan logis yang mudah dicerna dan kebebasan yang selalu ada di tangan kita.

Semoga Anda semua dan khususnya bagi para pembaca buku karya Pak Suhana ini, Feng Shui: Kisah Langit Manusia Bumi, dapat menambah wawasan tentang feng shui secara objektif dan berlogika. Sukses dan jaya selalu untuk Pak Suhana Lim.

Salam hormat,
Billy Kurniawan
CEO dan Founder Jiwa Group

Dai Yin Yin – Medan

Pertama kali saya ketemu Pak Suhana tahun 2015. Waktu itu saya dapet kabar kalau Pak Suhana akan ke Medan. Lalu saya minta Pak Suhana untuk analisa feng shui rumah. Beberapa bagian udah diperbaiki. Saya pikir sudah ok. Tapi saya juga gak update lagi kondisi rumah saya gimana, sampai February 2020, Pak Suhana kembali mau ke Medan buat Feng Shui Talk. Waktu itu Pak Suhana sekalian mau re-check rumah saya for free. Saya gak nolak donk. Ternyata tanpa saya sadari selama ini rumah yg udah ramah feng shui gak saya jaga. Lantas Pak Suhana marah sama saya. Pak Suhana bilang rumah saya berantakan. Semua saran udah dikerjain tapi malah jadi berantakan lagi. Saya ingat waktu itu Pak Suhana ngomong begini, “Makanya gak heran toko kamu sepi. Saya benar-benar marah sama kamu”. Memang Pak Suhana kalo ngomong apa adanya. Waktu itu saya agak bete sih. Karena sebenarnya barang yg jadi clutter adalah barang titipan orang. Cuma Pak Suhana marahnya ke saya. Tapi saya coba terima teguran Pak Suhana, dan perbaiki bagian-bagian yang perlu. Ternyata, oh ternyata. Memang feng shui works like magic. Toko saya perlahan-lahan semakin rame. Bahkan saya dengar orang-orang pada keluh kesah tentang efek covid ke usaha masing-masing. Ehh punya saya malah makin double and triple or more. Bukan cuma financially, efeknya juga terasa di kehidupan sehari-hari, seperti parenting, dll. Saya ingat waktu itu Pak Suhana juga pesan ke saya tentang parenting. Supaya saya hati-hati dalam manjain anak, agar jangan sampai berlebihan. Dulunya anak saya susah diatur. Sekarang orang-orang bilang anak saya udah makin baik. Lebih bisa dengar cakap. Terus hidup juga lebih simple, gak banyak masalah. Karena problem bisa diatasi dgn lbh mudah.

Sekarang saya tau maksudnya Pak Suhana. Kalau mau bantu orang ya bantu sepenuh hati. Jadi kalau orang nitip barang ke kita, disusun dengan rapi, jangan dibiarkan berantakan. Yang rugi juga diri sendiri. Marahnya Pak Suhana itu tandanya He care so much about his clients. Saya merasa benar-benar hoki karena bisa kenal Pak Suhana. Setahun ini belajar banyak banget di zoom meeting tentang Thick Black Study, Daoism, yang membuka wawasan kita, dan membantu dalam kehidupan sehari-hari. Pak Suhana kalau mau bantu gak tanggung-tanggung, even for charity or free; semuanya wajib yg serius dan the best. Yang penting kita juga serius niat buat perbaikan atas saran-sarannya,

Pak Suhana itu “treasure,” klo bisa kenal berarti kita hoki besar. Saya cuma bisa berterima kasih sedalam-dalamnya. Meskipun mungkin beribu terima kasih tidak akan cukup untuk membalas semua saran-saran yg sangat bermanfaat untuk kehidupan saya. Trust me, I sincerely certain that hidup saya tidak akan sebaik ini tanpa bantuan Pak Suhana through his help in ba zi (faktor Tian), feng shui (faktor Di), and WISE studies (faktor Ren). Semoga Pak Suhana panjang umur, sehat selalu, pokoknya all the best dehh. Biar bisa bantuin lebih banyak orang lagi.

Ps: Kalo saya salah, marahin lagi aja Pak.

Dai Yin Yin – Medan, 31 Desember 2020

Indrawati Gondowinoto ( Gan Swie Hiang )

Mendapat kesempatan mengenal Pak Suhana saat kondisi terpuruk, ibarat mendapat air hujan di tengah musim kemarau yang kering kerontang. Saya merasa ini campur tangan Tuhan yg luar biasa di hidup saya. “Jodoh sdh diatur, bagi saya tidak ada yang kebetulan atau tidak mungkin di dunia ini kala Tuhan berkehendak.” Saya mulai dgn menghubungi lewat chat di medsos, berlanjut komunikasi via call hp, hingga akhirnya ada kesempatan tatap muka saat mengikuti acara feng shui tour ke 2, dimana pak Suhana menjadi host and guide.

Singkat cerita, saat awal dianalisa ba zi oleh pak Suhana, 90 persen benar. Keberuntungan, penyakit dan bisnis yang tidak sesuai dgn ba zi. Semuanya tidak
membuat patah semangat, justru sebaliknya yang terjadi. Dengan segala keterbatasan saya mulai melakukan berbagai perubahan sesuai arahan pak Suhana, dan me maksimalkan segala yang ada utk mencapai keharmonian dan meraih keberhasilan. Setelah berbagai perubahan saya lakukan seakan musim semi mulai datang, satu persatu masalah terselesaikan dan berbagai kesempatan emas mulai mendekati. Diantaranya “Rekor Muri utk Batik Pertama dgn motif Proses Pembuatan Batik Tulis terlengkap” di th 2018.

Th berikutnya 2019 saya menulis buku Batik keluarga saya 4 generasi, yaitu “Batika,
Jejak Batik Keluarga Gan Tjioe Liam”, di th yg sama juga saya mendapat apresiasi
dari Bpk Presiden atas karya saya berupa lukisan Batik bergambar wajah Bapak
Jokowi. Juga mendapat kepercayaan menjadi Ketua Perempuan Marga Gan Indonesia dan berbagai penghargaan serta kesempatan emas lainnya. Thx GOD dan special thanks to pak Suhana yang telah banyak membantu memberikan analisa , nasehat dan segala kemampuannya untuk mengarahkan kehidupan saya menjadi lebih baik lagi. Satu pesan saya untuk semuanya: “Jangan tunda dan ragu- ragu untuk melakukan suatu perubahan baik dalam hidup ini apapun dan bagaimanapun kesulitan untuk mencapainya, karena waktu yang telah lewat tidak bisa diulang lagi, terus melangkah maju , jangan sia- siakan kesempatan yang ada!

Indrawati Gondowinoto ( Gan Swie Hiang ) – 7 Januari 2020

Santo & Elvira – Jawa Tengah

“Pagi Pak, saya mau share cerita ttg perjuangan saya mendapatkan momongan.
Kami menikah kurang lebih sudah 1,5 th. Awalnya kami sempat menunda punya
momongan karena waktu itu rumah sedang tahap pembangunan.

Setelah pembangunan rumah selesai bulan November 2019, kami sudah tidak
menunda lg punya momongan, kami berusaha untuk mendapatkan momongan.
Tapi ya karena kesibukan kami (suami istri bekerja) dan unsur air dalam bazi
kami berdua pun sama yaitu unsur air yg kecil, jd kami belum bisa mendapatkan
momongan waktu itu. Ya, dari penjelasan Pak Suhana bahwa unsur air kecil
dalam ba zi akan lebih sulit dalam mempunyai momongan, makanya kami juga
tidak kaget kalau kami bakal sulit memiliki momongan.

Setelah istri saya keluar kerja di Bank sekitar bulan Agustus 2020, kami mulai
fokus untuk usaha kami mendapatkan momongan. Kami berdua konsultasi ke
dokter, dan setelah di periksa semua baik2 saja, baik itu kondisi rahim dsb.
Bulan Oktober 2020 istri saya kemudian hamil ternyata, tapi usia kandungan
masih sangat muda dan terjadi keguguran. Ya mungkin karena faktor kelelahan
dsb. Dari pengalaman itu kami berusaha mengikhlaskan.

Kemudian saya cerita dan meminta saran dari Pak Suhana, yg mana kemudian
Pak Suhana memberikan saran dan masukannya. Setelah itu, memasuki bulan
Desember ini istri saya tidak haid dan kami cek melalui test pack dan hasilnya:
“Wow” positif! Kemudian kami konsultasi ke dokter dan ternyata usia
kandungan sudah 5 minggu.

Kami berdua sangat senang karena dari usaha kami membuahkan hasil utk dapat
mempunyai momongan. Ya semua ini saya yakin terjadi tidak terlepas dari usaha
dan doa yg kami lakukan. Mulai dari penataan fengshui rumah, yg mana setelah
rumah kami tinggali selama setahun ini sangat nyaman dan saran /tips dari Pak
Suhana supaya cepat dapat momongan. Dan denger2 juga Pak Suhana sudah
mempunyai track record yg bagus dalam urusan bantu klien-klien mendapatkan
keturunan! Hehehhehee.

Thank you Pak Suhana, atas bimbingan nya selama ini. Yang selalu saya ingat
adalah mengenai konsep Thian, Ren, Di dan ungkapan: “Kalau kita niat maka ada
1001 cara, kalau kita tidak niat maka ada 1001 alasan!” Sekian sharingan
mengenai cerita saya pak. Thank you.” – Santo, Jawa Tengah, Desember 2020.

“Terimakasih untuk saran dan masukannya selama ini pak Suhana, terutama
setelah saya pertama kali menanyakan kepada Pak Suhana tentang masalah
keturunan, karena memang unsur air kami berdua kecil sehingga harus
melakukan usaha ekstra untuk memiliki momongan….sampai akhirnya bulan
Agustus kami mulai melakukan usaha lebih untuk memiliki keturunan, dan
pertengahan Oktober sempat mengalami keguguran…Disitu kami kembali lagi
bertanya kepada Pak Suhana, dan diberikan arahan kembali. Kami tidak
menyangka secepat itu hasilnya, pada waktu awal Desember 2020 ternyata
hasilnya positif kembali!” – Elvira, Jawa Tengah, Desember 2020

Hoki di Tahun Kerbau 2021

Dalam budaya Tiongkok, kerbau melambangkan ketekunan, kerajinan, kesederhanaan dan
kekayaan. Hence, karakteristik tahun bersimbol Kerbau ialah kita harus kerja lebih tekun rajin
untuk / baru mendapatkan hasil. Sepanjang kita tidak khawatir untuk berusaha dan berkarya
dengan maksimal (lebih tekun, lebih rajin, lebih keras, lebih cerdas), maka kita tidak perlu cemas tidak dapat hasil!

Berdasarkan penanggalan Tionghoa, periode antara 12 Februari 2021 hingga 31 Januari 2022 termasuk dalam periode tahun Kerbau. Jangan too excited bagi yang gemar; harap tidak usah pula ill feel, untuk yang tidak meng-embrace metode penanggalan yang menggunakan 12 hewan sebagai simbol. Tikus, Kerbau, Macan, Kelinci, Naga, Ular, Kuda, Kambing, Monyet, Ayam, Anjing, Babi. Kerbau adalah di urutan kedua pada dua belas hewan yang dipakai sebagai perlambang tahun, yang populer disebut sebagai ⼗⼆⽣肖 (dua belas shio)! Info mengenai asal usul mengapa 12 hewan dipakai sebagai simbol tahun, silahkan cari di internet dan atau baca sendiri dari banyak sumber. Terdapat varian kisah mengenai legenda asal muasal dua belas shio, jadi tidak usah heran apalagi bingung. Allow me, pada kesempatan kali ini saya akan sedikit men-share mengenai penanggalan versi Tionghoa.

Bagi masyarakat Tionghoa, sistim penanggalan tradisionil disebut sebagai (夏历 xiàlì) atau “kalender Xià.” Istilah ini bersumber dari catatan di kitab 史記 (Shǐjì). 史記 (Shǐjì) alias 太 史公書 (Tàishǐgōng shū) adalah buku berisi catatan mengenai sejarah Tiongkok dan dunia, yang terbit pada tahun ke 94 BC. Hasil tulisan dari 司马迁(Sīmǎ Qiān), sejarahwan sekaligus juga pejabat kerajaan yang hidup pada Dinasti 西汉 Xīhàn / Western Hàn (202 BC–9 AD). Penulisan Shǐjì dilakukan oleh ayah Sīmǎ Qiān, yakni 司马谈 (Sīmǎ Tán), Grand Astrologer to the imperial court.

Shǐjì mencantumkan bahwa pada Dinasti 夏 Xià (c. 2070 – c. 1600 BC), awal tahun dimulai pada penampakan kedua bulan baru setelah Winter solstice. Pada dinasti-dinasti sebelumnya, awal tahun dimulai pada penampakan pertama atau ketiga bulan baru setelah 冬⾄ (Winter solstice). Kalender Xià dikenal pula sebagai “农历 Nónglì (agricultural’s / farmer’s calendar). Kalender Xià dikenal juga dengan sebutan “万年历 (Ten Thousand Year Calendar).”

Kalender Gregorian alias penanggalan Internasional disebut sebagai “公历 gōnglì” atau “Common calendar,” “阳历 yánglì” atau “Yang Calendar” karena memakai perputaran matahari sebagai dasar hitungnya. Kalender Tiongkok disebut pula sebagai “阴历 yīnlì” atau “Yin Calendar” karena dasar hitungnya adalah rotasi bulan. Setelah era Tiongkok modern, dan kalender Gregorian diadopsi, maka timbul pula istilah “旧历 jiùlì” alias “kalender lama” untuk penanggalan Tiongkok kuno dan “新历 xīnlì” alias “kalender baru” untuk penanggalan Gregorian.

Sejak era kaisar 孝武皇帝 Xiào Wǔ Huángdì (157BC – 87 BC) dari Dinasti 漢 Hàn, masa kekuasaannya dari tahun 141 – 87 BC; timing permulaan tahun baru ditetapkan pada penampakan kedua bulan baru setelah Winter solstice. Jadi pakem perhitungan untuk tahun baru Imlek, yang kita kenal sekarang, sudah bermilenia usianya!

Nah, Xiàlì atau “kalender Xià” inilah yang juga menjadi acuan bagi analisa 四柱 (Four Pillars of Destiny) alias ⼋字 (Ba Zi), dan 通书 Tōng Shū (All-Knowing Book). Bagi sebagian orang, mereka emoh menyebut “Tōng Shū,” melainkan lebih suka bilang “通胜 (Tōng Shèng). Ini karena kata “书 (Shū)” homonim dengan kata “輸 (Shū)” yang artinya “kalah.” Kata “勝 (Shèng)” bermakna “menang / berjaya,” maka “通胜” berarti “Victorious in All Things.”

Satu hal yang patut dipahami mengenai Tōng Shèng ialah informasinya bersifat “sejuta umat” alias generik yang berlaku buat siapa saja; tanpa memperdulikan komposisi data kelahiran orang per orang. Hence, kalau di Tōng Shèng dikatakan sebagai hari favourable / hoki (untuk sebuah aktivitas) maka sifatnya pun tidak tentu berlaku untuk kita. Kalau kita mau mencari tahu apakah timing tertentu adalah baik atau tidak baik untuk diri kita; maka harus memakai panduan komposisi ba zi lengkap (jam tanggal bulan tahun lahir) kita sebagai acuan. Bukan cuma sekedar melihat apa simbol tahun lahir (shio) saja. Analoginya, pakaian yang dibuat secara personally / tailored measured and made! Ini mengapa, terkadang ada klien yang sudah saya carikan favorable timing berdasarkan ba zi mereka; tetapi kemudian oleh pihak keluarga (biasanya orang tua mereka) diinfokan bahwa kenapa timing yang saya infokan adalah tidak sesuai dengan informasi di Tōng Shèng? Ya tentu beda, karena yang satu memakai pakem ukuran kodian buat sejuta umat; sementara yang satunya lagi adalah mengukur setiap lekuk dan kontur badan dari si pemakai! Jadi jelas saja beda, karena tidak membandingkan dua hal yang sama. Dukuh dibandingkan dengan jeruk Bali (pomelo); atau rambutan dibandingkan sama durian, ya jelas tidak sama atuh!

Selama ini, “Tōng Shèng” atau “Tōng Shū” identik dengan sebutan atau sebagai Farmers’ Almanac / Agricultural’s Calendar karena di masa silam berisi data-data mengenai musim, cuaca yang berkaitan dengan waktu bercocok tanam dan sejenisnya. Hal lainnya yang masih berkait dengan Tōng Shū ialah perlu dipahami bahwa hanya karena bisa membaca Tōng Shū tidak serta merta membuat kita adalah jaminan menguasai ilmu analisa ba zi dan atau ilmu feng shui. Karena selama ini tak jarang dijumpai ada anggapan (yang kurang tepat) seperti begitu. As long as kita bisa mengerti huruf-huruf bahasa Mandarin, maka kita bisa mengakses informasi dalam Tōng Shū. In fact sudah lama ada Tōng Shū dalam versi bahasa Inggris. Informasinya lantas dipakai menjadi pembuatan sebuah kumpulan informasi yang dikenal sebagai “kalender feng shui.” Hence, kalender (meja, bulanan, harian) yang biasanya pemberian dari bank, yang ada catatan favourable timing untuk aktivitas-aktivitas itu adalah bersumber dari Tōng Shū. Begitu pula aplikasi dan atau buku-buku berisi catatan bulan baik hari baik, yang terbit menjelang hari raya Imlek / Konyan, sumber nya ya dari Tōng Shū juga! Traditionally, Hong kong, Taiwan dan Tiongkok adalah sumber aneka Tōng Shū yang menjadi narasumber bagi berbagai pihak diseluruh dunia; yang kemudian menerjemahkan nya kedalam berbagai bahasa dan juga dijadikan buku, penanggalan, Apps, dan aneka informasi lainnya.

Tōng Shū adalah informasi yang sifatnya tahunan, jadi Tōng Shū yang dipakai di tahun ini maka sudah tidak berlaku lagi di tahun berikutnya. In the past, pernah ada seorang klien yang masih menyimpan Tōng Shū peninggalan orang tua nya dari beberapa puluh tahun lalu. Awalnya, ia mengira bahwa “buku dewa / sakti” tadi adalah sesuatu yang berharga yang berisi ilmu top secret. Makanya sampai dibungkus dengan kain merah. Tetapi setelah saya infokan soal Tōng Shū barulah si klien mengerti dan tidak lagi menganggap Tōng Shū sebagai objek worth for worship! Having said that, saya sampaikan pula bahwa buku tersebut tetap punya sentimental & emotional value karena adalah bagian dari warisan almarhum papa nya. Jadi kalau masih mau disimpan, ya silahkan saja.

Tahun Kerbau 2021 – 2022 ini kita berada di tahun kedua dari sebuah siklus/putaran (12 tahun). Inilah salah satu perbedaan sekaligus keunikan dan “signature” dari sistim kalender Tiongkok! Secara formal adalah tahun Kerbau berunsur Yin Metal (⾟丑). Tahun Kerbau Yin Metal 2021 – 2022 diistilahkan pula sebagai tahun “Kerbau Putih (White Ox)”; ini karena salah satu warna dari unsur Metal (Logam) ialah putih. Ada juga yang menyebut sebagai tahun “Kerbau Emas (Golden Ox)”; ini juga karena warna gold (emas) adalah warna dari unsur Logam.

Simbol “⾟ (Yin Metal)” mengacu kepada yang diistilahkan “天⼲ (tiān gān)” sedangkan simbol “丑(Kerbau)”nya mewakili 地⽀ (dì zhī). Secara sederhana, “tiān gān” ialah simbol-simbol dari Lima Unsur (Kayu, Api, Tanah, Logam, Air), karena masing-masing unsur ada 阴(Yin) dan 阳(Yang) maka total ada sepuluh unsur! Dì Zhī ialah sebagai simbol-simbol dari dua belas shio (⼗⼆⽣肖). Sistim sexagesimal “tiān gān dì zhī” telah ada sejak dari era Dinasti 商 (Shāng) alias 殷 (Yīn), circa 1600 BC – circa 1046 BC. Dalam terjemahan ke bahasa Inggris, “tiān gān dì zhī” disebut sebagai “Heavenly Stems Earthly Branches.” Atau kalau dalam catatan-catatan singkat sebagai “HS” dan “EB.”

Untuk memudahkan orang lain memahami aneka istilah feng shui dan ba zi; biasanya instead of “tiān gān dì zhī” saya cukup menyampaikan dalam istilah “Baris Langit & Baris Bumi” saja. IMHO, percuma saja kita menggunakan aneka terminologi teknis yang mungkin bisa membingungkan pendengar atau pembaca, tetapi at the end of the day mereka tidak paham apa yang kita sampaikan. Salah satu “signature” dari buku-buku serta tulisan saya ialah “mudah dipahami,” “bisa menjelaskan aneka hal-hal yang rumit kedalam bahasa yang sederhana dan mudah dimengerti!” Demikianlah komentar umum yang selama ini penulis terima dari para pembaca. Ini sejalan dengan salah satu filosofi pribadi, yakni: “Kalau bisa dipermudah mengapa harus diperumit; jika bisa dipersingkat mengapa harus diperlamban.”

Hari yang menandai awal dari musim Semi, dalam penanggalan Tiongkok diistilahkan sebagai “⽴春 (lìchūn).” Lìchūn (the Spring Festival / Beginning of Spring) umumnya jatuh antara tanggal 3 sampai 5 di bulan Februari. Di masa silam dikatakan bahwa apabila cuaca cerah pada hari lìchūn, berarti peluang lebih besar untuk mendapatkan panen pertanian yang berlimpah. Sebaliknya, jika cuaca tidak baik (hujan), maka para petani harus bersiap-siap menghadapi musim panen yang kurang atau tidak maksimal.

In the past, diyakini apabila hari Konyan (过年) jatuhnya sebelum lìchūn, maka berarti secara umum akan lebih besar peluang terjadinya hal-hal yang baik pada tahun tersebut. Kalau hari Konyan nya jatuh setelah lìchūn, maka kebalikannya. Dan jika hari Konyan nya jatuh bertepatan dengan lìchūn, maka mengindikasikan tahun yang penuh kebaikan (truly auspicious)! IMHO, hal ini tidak sepenuhnya akurat. Mirip dengan anggapan bahwa kalau hari Konyan hujan maka adalah tahun yang hoki, dan sebaliknya.

Hal lain yang perlu diketahui. Tidak peduli kapan pun jatuhnya hari Konyan, kalau kita dilahirkan sebelum lìchūn maka artinya kita masih ikut pada simbol hewan (shio) di tahun yang sebelumnya. Jika kita dilahirkan setelah lìchūn maka berarti kita sudah ikut simbol hewan (shio) tahun depan (walaupun Konyan nya belum tiba).

Pada hari lìchūn, kekuatan energi Alam Semesta sedang kuat-kuat nya. Maka diyakini bahwa kita bisa melakukan “atraksi” untuk bikin telur “berdiri.” In ancient time, ada pula tradisi “whipping the buffalo / cow” pada lìchūn. Tujuannya sebagai penanda dimulainya musim pertanian yang baru dan harapan serta simbol agar mendapatkan panen yang berlimpah.

Di belakang hari, selain “tradisi-tradisi” disebutkan diatas; ada pula kebiasaan baru, yaitu melakukan setoran uang ke rekening di bank (biasanya rekening tabungan). Panduan nya memakai apa shio (tahun lahir) kita dan disesuaikan dengan simbol jam dimana aktivitasnya dilakukan. Misalkan, kita ber shio 卯 Kelinci, maka setoran ke rekening dilakukan di jam 未 Kambing (antara 1 – 3 siang); bagi yang shio ⾠ Naga melakukannya pada jam 申 Monyet (antara 3 – 5 sore).

Dasar atau latar belakang dari hal ini ialah: lìchūn adalah awal dari sebuah siklus baru dalam setahun kedepan. Siklus baru nya ialah musim Semi, sebagai simbol dari awal baru, lambang dimulainya kehidupan. Jadi dengan melakukan sesuatu yang positif (menabung) maka diharapkan akan juga menjadi cetak biru bagi hari-hari selanjutnya dalam setahun kedepan. Diharapkan akan membuat kita selalu memiliki uang sepanjang tahun! Aktivitas menyetor uang pada hari lìchūn ini lebih banyak dipromosikan oleh praktisi-praktisi feng shui dari Singapore dan Malaysia. Ini karena secara umum, sejak dulu mereka lebih tetap in-the-know dengan tradisi Tionghoa. Sementara di Indonesia sendiri, diaspora Tionghoa sempat “kehilangan alias amnesia” dengan budaya leluhur; gara-gara kebijaksanaan pemerintahan Soeharto yang rasis. Jadi nya komunitas Tionghoa yang di Malaysia dan Singapore secara umum paham soal-soal yang berkaitan dengan masalah tradisi Tionghoa, termasuk tentunya hal ichwal lìchūn.

Karena secara geografis, Singapore dan Malaysia adalah dekat dengan Indonesia; maka pengaruh energi bumi, yang adalah “subur” bagi segala hal yang berkait dengan spiritual (dalam konteks agama resmi, klenik, dan aneka aktivitas sejenisnya), pun ikut memengaruhi perilaku aplikasi feng shui di Malaysia dan Singapore. Ini kentara pada pendekatan dan aplikasi feng shui yang lebih kental dengan urusan agama dan atau mistis bahkan termasuk ke urusan-urusan yang sebenarnya bersifat takhayul! Ini mengapa pula, IMHO, perlu selalu berhati-hati dan bisa mengingatkan diri agar jangan tanpa sadar membuat kita mengaplikasikan feng shui dan atau ba zi menjadi kearah yang “minim logika dan less objective.” Unless, kalau diri kita nya sendiri yang pada dasarnya memang preference-nya dan atau interest-nya juga ke urusan-urusan mistis, klenik, takhayul! Mengapa begitu? Karena objectively feng shui dan ba zi adalah sebuah kumpulan pengetahuan, bukan sebuah sistim kepercayaan (keagamaan dan atau mistik). Jadi, IMHO, semaksimal nya lah hindari membawa-bawa ilmu feng shui dan ba zi ke ranah alam spiritual keagamaan ataupun mistis apalagi men-downgraded feng shui dan ba zi menjadi sesuatu yang ber-genre takhayul.

Tahun Kerbau kali ini, termasuk atau dikategorikan sebagai tahun Kerbau berunsur Yin Metal (⾟丑). Lambang Kerbau sendiri berunsur tetap Tanah, dengan mengandung pula tiga elemen tersembunyi, yakni: Tanah, Logam dan Air. Karena tidak mengandung unsur Api, maka diistilahkan bahwa simbol Kerbau adalah simbol unsur Tanah yang paling lemah! Kerbau disebut juga sebagai “冬⼟ (Tanah di Musim Dingin).” Jadi bisa dikatakan tahun dengan unsur (Heavenly Stem) Logam Yin berada diatas unsur (Earthly Branch) Tanah. Dalam pakem Wǔxíng (Transformasi Lima Unsur) adalah kombinasi yang klop karena unsur Tanah mensupport / “ibu” dari Logam.

Dalam pakem 五⾏ (wǔxíng), simbol dari unsur Yin Logam ialah objek perhiasan yang menarik dan elegan. Ini adalah sisi positif dari Yin Logam. Sama seperti unsur-unsur lainnya, Yin Logam pun punya aspek negatif nya. Dingin, kejam, tajam bak sebilah belati. Dengan begitu Yin Logam bisa bermakna: dari luar kelihatan lemah lembut, ramah, anggun bak permata dan perhiasan; tapi di dalam dirinya memiliki karakter yang keras tegas dingin. Inilah mengapa secara umum, karakter serta tindakan orang-orang yang berunsur tetap (Day Master) nya Yin Logam ialah bisa keras dan drastis dengan tendensi untuk mengambil sikap yang ekstrim dalam mencapai keinginan dan tujuan mereka. Walaupun dari luar kelihatan lembut tetapi keras di dalam!

Jangan lupa pula, simbol Kerbau adalah “Tanah di Musim Dingin” yang artinya juga ilustrasi dari “tanpa kehangatan.” Aspek dingin dan kejam nya belati ditambah dengan aspek dinginnya sang Kerbau, maka menggambarkan suasana yang suram, mengkhawatirkan bahkan berbahaya. Ini kalau kita lihat dari sisi (kemungkinan dan potensi) negatif nya. Tapi jika kita tinjau dari sisi positif maka situasi kondisi yang menarik dan elegan (Logam Yin) serta keadaan yang penuh semangat dan produktif (sang Kerbau).

Dalam budaya Tiongkok, hewan kerbau melambangkan ketekunan, kerajinan, kesederhanaan dan kekayaan. Hence, karakteristik tahun bersimbol Kerbau ialah kita harus kerja lebih tekun rajin untuk / baru mendapatkan hasil. Sepanjang kita tidak khawati untuk berusaha dan berkarya dengan maksimal (lebih tekun, lebih rajin, lebih keras, lebih cerdas), maka kita tidak perlu cemas tidak dapat hasil! Di tahun Kerbau aspek kesederhanaan dan kejujuran menjadi lebih dibutuhkan. Di tahun Kerbau harus hidup lebih jujur demi keselamatan! Demikianlah “name and rules of the game” yang perlu kita ketahui dan aplikasikan selama tahun Kerbau!

Setiap simbol shio memiliki sisi positif dan negatif. Sisi kurang dari simbol Kerbau ialah perilaku yang konserfatif, lamban dan keras kepala. Kalau sifat-sifat ini yang keluar maka bisa dalam wujud kemajuan yang lamban, atau bahkan jadi terhambat. Sulit untuk mendapatkan breaktrough dalam aneka hal karena sikap kepala batu. Ini berlaku dalam level individu maupun masyarakat. Bagi yang di ba zi nya sudah berlimpah unsur Tanah, dan atau Logam serta Kayu harap lebih hati-hati dengan masalah ini.

Saat unsur Tanah mengalami ketidak-seimbangan (terlalu kuat atau terlalu lemah), kondisi ini bisa mencetuskan aktivitas alam yang berkait dengan unsur Tanah seperti tanah longsor, gempa bumi, letusan gunung berapi, jalanan amblas. Itu dalam skala besar dan berimbas pada orang banyak; pada skala yang lebih kecil dan berimbas pada orang per orang, bisa saja berupa kepusingan gegara dinding bangunan kita retak bahkan rubuh, gegara amblasnya tanah di pekarangan, atau lantai keramik dibangunan kita ada masalah. Jalanan yang setiap saat kita lalui juga dikategorikan sebagai unsur Tanah, maka ini bisa pula dimaknai sebagai resiko kecelakaan lalu lintas. Ini mengapa, bagi kita yang secara energi ba zi terkena clash maka perlu lebih berhati-hati di jalan.

Pada 4:53 pagi tanggal 31 Agustus 1997, Lady Diana, Princess of Wales meninggal dalam sebuah kecelakaan lalu lintas. Kalau menilik dari aspek ba zi saja (tanpa menganalisa aspek Manusia & faktor feng shui), maka Lady Diana terkena yang diistilahkan sebagai “Earth (Triple) Penalty” dimana simbol-simbol Kerbau – Kambing – Anjing “bertemu.” Pada ba zi Lady Diana sudah ada simbol Kambing (di komponen tanggal / Day Master) dan simbol Kerbau (di bagian tahun lahir / shio). Unsur Tanah dalam ba zi nya juga adalah berlimpah. Hari dimana terjadinya kecelakaan fatal ialah pada hari bersimbol Ular di tahun bersimbol Kerbau. Jadi dengan “muncul” nya simbol Ular, maka “menggenapi” “Earth (Triple) Penalty.” Dan juga simbol tahun (Kerbau) adalah clash dengan simbol (Kambing) di bagian tanggal dan dengan simbol (Kerbau) di bagian tahun kelahirannya. Hari dimana terjadinya kecelakaan maut, juga hari dimana unsur Tanah nya berlimpah. Menilik semua info diatas, maka bukan sebuah kebetulan dan atau sesuatu yang aneh kalau nasib naas dialami oleh almarhumah dan kejadiannya berupa kecelakaan lalu lintas (terkait dengan unsur Tanah)!

Karena simbol Kerbau mengandung pula energi Air yang kuat, maka masalah dan atau kepusingan dari unsur Air, misalnya banjir, curah hujan yang tinggi, atau bahkan tsunami, termasuk pula resiko terjadinya kecelakaan di air (sungai, danau, laut). Atau dalam skala orang per orang, bisa saja berupa masalah kebocoran bangunan, urusan plumbing. Unsur Air ialah manifestasi dari komunikasi dan networking. Berlimpah nya Air di tahun Kerbau, bisa berarti terjadinya komunikasi dan interaksi yang lebih smooth dan fluid diantara sesama individu, dan atau antara masyarakat bangsa negara. Ini pada sisi positif. Jika dari sisi negatif, unsur Air yang banyak bisa bermanifestasi dalam wujud merebaknya rumors, aktifnya peredaran hoaxes, makin intensnya perdebatan atau polemik bahkan hujatan fitnah antara orang per orangan maupun masyarakat, termasuk pada gaya hidup yang mengumbar aktivitas syahwat.


Secara umum, “Earth (Triple) Penalty” dimana simbol-simbol Kerbau – Kambing – Anjing “bertemu,” akan mendatangkan aneka hal-hal tidak positif bagi kita. Urusan hubungan (dengan pasangan, keluarga, teman, dan orang lain) yang tidak kondusif, perkara hukum, kekhawatiran yang intens, resiko kecelakaan lalu lintas, bahkan juga gangguan tumor / kanker! Jadi bagi kita-kita yang di ba zi nya mengandung “Earth (Triple) Penalty” perlu lebih hati-hati. Begitu pula yang ba zi nya sudah ada simbol Kambing & Anjing, maka tahun Kerbau akan “menggenapi” sehingga “Earth (Triple) Penalty” nya pun muncul! Having said that, kita tidak perlu jadi parno berlebihan karena urusan ba zi hanyalah salah satu bagian saja; masih ada faktor Manusia (⼈) dan Bumi (地). Nah manakala secara faktor Langit (天) lagi kurang atau tak kondusif, maka dengan kita maksimal di Ren dan Di, maka berarti kita telah meminimalkan hal-hal negatif yang mungkin akan menimpa diri.


Bagi yang di ba zi nya ada simbol Kambing, Kerbau, terutama jika simbol Kambing atau Kerbau nya di komponen tanggal dan atau tahun lahir, maka diminta agar lebih berhati-hati karena selama tahun Kerbau 2021 terkena clash atau yang populer disebut sebagai “ciong.” Nah kata “ciong” berasal dari kata ”冲 (chōng).” Dalam ba zi ada yang disebut sebagai”六合 (liùhé)” atau “Six Harmony Combinations” a.k.a “Secret Friend.” Interaksi antara Tikus dan Kerbau adalah termasuk liùhé. Ini mengapa, bagi yang terkena clash, dianjurkan untuk membawa / mengenakan simbol atau objek Tikus. Analogi sederhananya ialah: si A adalah teman baiknya si B. Maka bagi orang-orang yang ada friksi dengan si A perlu meminta bantuan dari si B, untuk menjadi juru damai.

Simbol dan atau objek tikus nya bisa berupa (sekedar) print out, gantungan kunci, liontin, ataupun patung kecil, dan sebagainya. Please use and maximise your creativity and imagination! Bagaimana bagi kita-kita yang di ba zi nya ada simbol Kuda, memakai objek Tikus bukan kah akan malah bikin clash karena simbol Tikus dan Kuda adalah “musuh berat?” Tidak usah khawatir, dalam konteks ini dan untuk kepentingan ini maka bisa serta boleh. Ini seperti saat kita memanfaatkan morphine untuk keperluan medis. Ini tak beda dengan kita justru memakai tanaman kaktus guna me rectify kasus-kasus tertentu dalam feng shui! Dalam sikon normal, morphine adalah merugikan kesehatan. Dalam sikon normal, tanaman kaktus adalah merusak feng shui.

Setiap tahun akan ada yang kurang diuntungkan dan sebaliknya. Nah pada tahun Kerbau, bagi yang di ba zi nya ada simbol Tikus, Ular, Ayam; terutama jika simbol-simbol tadi di komponen tanggal dan atau tahun lahir, maka akan berada dalam periode yang positif dan atau mengalami tahun yang lebih harmonis. Secara umum, akan lebih mudah mencapai hal-hal yang diinginkan. “太岁 (Tàisuì)” ialah salah satu terminologi (yang terkait ke aspek spiritual; kepercayaan Daoisme). Bagi simbol hewan yang mengalami ciong (冲), yaitu simbol Kambing dan Kerbau (terutama di bagian tanggal dan atau tahun lahir), selama tahun Kerbau 2021 dikatakan mengalami “犯太歲 fàn tàisuì.” “犯” berasal dari kata “冒犯” yang artinya “menyinggung (offend).” Sedangkan istilah ”太岁 (Tàisuì)” ialah untuk mengacu kepada planet Jupiter (⽊星 Mùxīng). “Tàisuì” dalam istilah bahasa Inggris nya diterjemahkan sebagai “Grand Duke.”

Dalam konteks feng shui, istilah “Grand Duke” mengacu pada jenis energi negatif yang datang ke arah tertentu dan dapat membuat suatu area bangunan atau properti rawan kecelakaan. “Grand Duke Jupiter” atau “Grand Commander of the Year” adalah istilah alternatif, yang juga dipakai. Untuk tahun Kerbau 2021, posisi 太岁 (Tàisuì) ada di (东北) Timur Laut.

Dalam metode Traditional Chinese Medicine (TCM), unsur Logam terkait dengan jalur dan organ pernafasan. Bukan sebuah kebetulan pula kalau pada tahun Tikus 2020 berunsur Logam Yang (庚), kita semua dipusingkan oleh masalah pandemi Covid-19 (masalah kesehatan yang berhubungan dengan pernafasan). Most likely, masalah ini masih akan berlangsung di tahun 2021 (berunsur Logam Yin / ⾟). Bagi yang ba zi nya terlalu lemah di Logam, maka resiko terkena nya akan lebih besar. Logam juga berkaitan dengan kulit; jadi gangguan kesehatan kulit pun tetap besar. Terutama kalau kita memang sudah ada (existing issue) dengan masalah kesehatan kulit, jalur dan organ pernafasan.

Unsur Api yang lemah, membuat organ Jantung, darah, kesehatan mata menjadi rentan. Ini karena semua organ tadi adalah termasuk berunsur Api. Jadi resiko terjadinya problem-problem di bagian dan organ tadi menjadi meningkat. Bagi yang ba zi nya terlalu lemah atau terlalu kuat di Api, maka resiko nya akan lebih besar.
Unsur Api yang lemah juga akan membuat unsur Tanah (Kerbau) jadi rapuh. Tanah berkaitan dengan organ pencernaan, diabetes, tumor, kanker, Limpa. Jadi resiko gangguan di semua aspek tadi pun akan lebih besar. Bagi yang ba zi nya terlalu lemah atau terlalu kuat di Tanah, maka resiko nya akan lebih besar.

Pada dasarnya, simbol Kerbau mengandung energi Air yang kuat, ditambah lagi unsur Api yang lemah selama 2021; maka dua faktor tadi akan membuat unsur Air menjadi sangat berlimpah (baca: tidak seimbang). Akibatnya bisa mempertinggi resiko gangguan pada organ yang dikategorikan sebagai unsur Air, yakni: alat reproduksi, Ginjal, sistim urinary, dan pendengaran. Perlu menjadi perhatian pula, untuk teman-teman yang di ba zi nya sudah “banjir” unsur Air nya maka perlu memerhatikan kesehatan organ unsur Air. Dan juga bisa lebih mengontrol masalah libido, khususnya jika dalam ba zi memiliki “bintang 桃 花 (Peach Blossom).”

Lima Unsur juga sebagai simbol kondisi emosi. Api dengan rasa senang, Tanah dengan rasa resah, Logam dengan rasa sedih, Air dengan rasa takut, Kayu dengan rasa marah. Jadi bukan sebuah kebetulan pula kalau tahun Tikus (Air) Logam Yang 2020, kita mudah sekali dikontrol oleh perasaan takut dan sedih. Berkecamuknya pandemi terbukti telah menyelimuti dunia dengan ketakutan akan ketularan Covid-19 dan kesedihan karena jutaan nyawa hilang. Berawal dari masalah kesehatan, lantas berkembang menjadi krisis ekonomi; dimana mayoritas orang takut kehilangan kerjaan, takut bisnis nya bangkrut. Dan bagi sebagian yang akhirnya benaran jobless and or bankrupt tentunya adalah sebuah kesedihan!

Tahun Kerbau (Tanah) berunsur Yin Metal (⾟丑) 2021 diselimuti oleh rasa kecemasan dan kesedihan. Sebagian besar tentunya karena imbas porak poranda nya aspek kesehatan dan keuangan dunia. Sebagian besar negara masih terkena efek pandemi. Masalah lemah nya unsur Api, juga membuat rasa senang dan optimis jadi berkurang. Manakala manusia kurang optimisme dan happiness, maka ikut pula memengaruhi perilaku kita dalam mengeluarkan uang. Akan jadi lebih hati-hati atau bahkan takut-takut. Begitu juga sebaliknya. Energi Api lebih menonjol pada periode antara tahun 2013 sampai 2017. Kehadiran unsur Api membuat periode tersebut sebagai era dimana perekonomian secara umum mengalami kemajuan, termasuk dalam bursa saham. Masuk tahun 2018 (Anjing), energi Api mulai melemah. Dan benaran “kaput” alias “mati” pada tahun 2019 (Babi). Energi Air mulai mendominasi, rasa takut pun mulai mendominasi. Energi Api baru akan “kembali berkobar” pada tahun 2025.

Perang dagang antara Amerika versus Tiongkok; hubungan yang tidak mesra antara Australia dengan Tiongkok memang disebabkan oleh berbagai aspek; meski begitu kontribusi dari faktor komposisi energi (unsur) tahunan juga ikut memengaruhi. Pada tahun 2008 silam, terjadi pelemahan ekonomi dunia. Bukan sebuah kebetulan pula tahun 2008 adalah tahun Tikus (unsur Air) berunsur Tanah Yang. Air = rasa takut; Tanah = rasa cemas.

Memerhatikan komposisi unsur-unsur, biarpun secara umum tahun 2021 adalah periode yang tidak terlalu “ceria dan optimis,” tetapi kita tidak perlu lantas jadi ikutan larut terbawa oleh suasana emosi yang “gloom and doom” tersebut. Tetapi justru kebalikannya, walau tak mudah, kita malah perlu bisa “melawan” perasaan cemas dan sedih nya. Dengan pada diri kita punya sikap optimis dan positif, barulah kita dapat meliwati hari-hari dengan lebih fokus optimis dan produktif. Jangan lupa bahwa masih ada faktor Manusia dan Bumi yang bisa membantu menutupi kelemahan-kelemahan pada faktor Langit (komponen unsur-unsur tahun yang sedang berjalan dan ba zi kita).

Secara umum, aktivitas bisnis unsur Api akan diuntungkan selama tahun Kerbau 2021. Dalam teori Transformasi Lima Unsur, Api melemahkan (melelehkan) Logam, dan Logam adalah “uang” bagi Api. Bisnis fotografi, film, periklanan, bahan kimia, elektronik adalah beberapa contoh.

Bisnis unsur Tanah juga akan diuntungkan. Dalam teori Transformasi Lima Unsur, Tanah melemahkan Air dan menghasilkan Logam. Logam adalah simbol aktivitas dan produktivitas bagi Tanah. Air (yang terkandung dalam simbol Kerbau) adalah “uang” bagi Tanah. Bisnis properti, bidang makanan (kombinasi unsur Api & Tanah), peternakan, supermarket adalah beberapa contoh.

Bisnis unsur Logam mengalami periode yang penuh persaingan karena tahun Kerbau 2021, unsur Logam nya berlimpah. Jadi ibarat pesaing kita ada dimana-mana, tentu akan semakin berat untuk mendapatkan keuntungan. Dan juga “uang” bagi Logam, yakni unsur Kayu, tidak banyak. Bisnis perhiasan, produk kulit asli, mobil motor, besi baja adalah beberapa contoh.

Bisnis unsur Air juga kurang kondusif. Ini karena “absen” nya unsur Api yang adalah “uang” bagi Air. Bisnis transportasi, telekomunikasi, minuman (kecuali minuman alkohol) adalah beberapa contoh.

Bisnis unsur Kayu pun tidak beda jauh. Mengapa? Ini karena “uang” bagi Kayu, yakni unsur Tanah adalah lemah. Ingat, Kerbau adalah simbol unsur Tanah yang paling lemah! Kerbau disebut juga sebagai “冬⼟ (Tanah di Musim Dingin).” Bisnis hasil bumi, kertas, tekstil, green grocer adalah beberapa contoh.

Sebagai informasi sekaligus pengingat untuk pembaca, semua informasi yang disampaikan pada tulisan ini adalah bersifat umum saja. Jadi tidak bisa serta merta ditelan mentah-mentah dan atau diaplikasikan begitu saja. Karena kalau mau secara lebih jelas, detail dan akurat maka tentunya informasi ba zi kita secara detail harus diketahui / dianalisa secara proper. Dengan begitu akan pula didapatkan informasi yang lebih akurat bagaimana outlook kita personally selama tahun Kerbau 2021.

Sebagai contoh, biarpun mungkin kita bisnis di bidang unsur Api dan atau Tanah, dua bidang bisnis yang lagi naik daun selama tahun Kerbau 2021; tetapi kedua bidang tersebut bukan bidang yang cocok dengan ba zi, tetapi hoki tahunan atau hoki sepuluh tahunan kita lagi jelek, tetapi sikon feng shui bangunan (rumah dan tempat bisnis) kita tidak ramah, tetapi manajemen & pengelolaan bisnis nya lemah; maka bisa saja bisnis kita mengalami kemunduran.

Atau sebaliknya, mungkin kita berbisnis dikategori bisnis berunsur Logam, Air, Kayu. Secara teori adalah bidang-bidang yang lagi kurang oke selama tahun Kerbau 2021. Tetapi karena itu adalah bidang / unsur yang cocok dengan ba zi, tetapi hoki tahunan dan atau sepuluh tahunan kita lagi baik, tetapi kita kuat di manajemen dan pengelolaan bisnis, tetapi feng shui rumah dan tempat bisnis kita bagus; maka tidak tertutup kemungkinan bisnis kita akan tetap moncer dan fruitfull.

In the past, ada beberapa klien yang bertanya apakah perlu membuka divisi baru yang disesuaikan dengan jenis bidang / unsur yang lagi hoki di tahun yang berjalan? Tentu tidak perlu khusus membuka karena mengikuti panduan unsur bisnis yang happening di tahun tertentu. Kecuali mungkin memang sebelumnya sudah niat membuka jenis bisnis nya.

Bagaimana dengan yang umum diistilahkan sebagai “ramalan / nasib” dua belas shio? Secara terbuka dan objektif omong, informasi model itu bisa mislead. Apalagi kalau di informasinya tidak diberikan disclaimer ke pembaca. Kalau untuk feel good and fun reading sih, silahkan-silahkan saja. Mengapa begitu? Karena dasar yang dipakai buat menganalisa, hanya shio alias tahun lahir saja. Padahal komposisi kelahiran kita semua bukan hanya terdiri dari tahun saja. Masih ada komponen jam, tanggal dan bulan. Nah, mengapa semua komponen ini diabaikan? Kenapa tidak juga ikut dianalisa? Hence why, personally saya tidak pernah tergerak untuk menulis buku mengenai “ramalan” dua belas shio, meski pihak penerbit Gramedia sering menyarankan saya untuk juga bikin “ramalan 12 shio” setiap tahun! Silahkan saja kalau pihak lain berbeda pendapat akan hal ini, semua tadi sepenuhnya sah-sah dan hak mereka. Saya berpendapat tidak mau ikut-ikutan arus dalam menyebarkan informasi yang masih banyak kelemahan dan keakuratan nya minim. Ibaratnya, saya tidak mau sembarangan go with the flow and follow the crowds mempropagandakan bahwa Sinterklas itu benar ada dan bermukim di North Pole.

Having said that, agar pembaca tidak kecewa dan atau “broken heart,” maka saya singgung sekilas mengenai topik “12 shio.” Sebagai panduan umum perhatikan saja pada ba zi kita masing-masing. Lihat, apakah ada simbol shio Kerbau dan atau Kambing? Semakin banyak, semakin kurang kondusif lah outlook di tahun Kerbau. Especially kalau simbol Kerbau dan atau Kambing nya ada di komponen tanggal dan atau tahun. Perhatikan pula, bagaimana status ⼤运 (ten yearly / big luck) kita? Jika dalam status yang bagus dan hoki, maka akan meminimalkan ketidak baikan pada ⼩运 (annual / small luck). Perlu kehati-hatian dalam semua aspek kehidupan, kalau both small and big luck kita lagi kurang oke! Dalam masa (jam, hari, bulan, tahun) yang clash / ciong, yang kita lihat dari kira adalah bongkah emas, bisa jadi saat kita raih ternyata hanyalah batu kerikil. Urusan kecil bisa tiba-tiba flare-up dan out of control menjadi masalah besar dan serius. Hence why, anjuran umum yang favorit ialah: “perbanyak kesabaran, tingkatkan sikap mengalah, pertebal kehati-hatian manakala kita sedang ‘bau apek’ alias lagi di masa sial.”

Selalu optimis dan positif, meski dalam sikon yang kurang baik. Kabar baik nya ialah, baik buruk nya ba zi itu hanyalah satu bagian saja yang memengaruhi hasil akhir baik jeleknya kehidupan. Masih ada pengaruh dari faktor Manusia (usaha dan tindakan kita) dan faktor Bumi (baik buruknya lokasi dan bangunan dimana kita selalu berada)! Jadi kalau ternyata secara ba zi, tahun Kerbau ini outlook nya kurang bagus, bukanlah the end of the world. Jadi tak perlu parno! Begitu pula kebalikan nya. Meski secara ba zi, hoki kita lagi bersinar kinclong, tidak lantas jaminan akan ujug-ujug ter-materialisasi dalam kehidupan nyata. Kalau faktor Manusia dan Bumi nya lemah, maka bisa saja ending nya kehidupan kita tetap “begini-begini” saja. Syukur-syukur tidak jeblok! Jangan lupa ungkapan “天時地利人和 tiānshídìlìrénhé,” yang maknanya “right time right place right person,” barulah terciptanya kehidupan yang harmonis, bahagia, sehat dan sejahtera!

Bagaimana dengan aneka ritual yang umum dilakukan guna menghilangkan atau meminimalkan kesialan, tolak bala, mengundang rejeki, dan sebagainya? Silahkan saja kalau kita mau melakukannya. Paling tidak, dengan mengerjakannya bisa memberikan ketenangan pikiran dan perasaan. Karena sebenarnya ini juga adalah cara me”rectify” yang negatif dari/pada level yin (kepercayaan, spiritual, dan sejenisnya). Yang tidak boleh diabaikan, kita tetap juga harus melakukan “rectification” dari level yang (manusia nya berusaha dan berbuat yang positif semaksimalnya dan juga memastikan faktor Bumi atau feng shui kita sudah positif). Umumnya, karena sudah melakukan “perbaikan” di level yin (baca: kias, doa, ritual) maka merasa sudah beres dan sudah aman! Padahal analogi nya, saat kita sakit kita hanya sebatas melakukan doa atau didoakan. Tapi secara fisik dan medis, kita tidak melakukan pengobatan apa-apa. Tentu kalau seperti ini, bagaimana problem kesehatan nya bisa sirna?

Salah satu tips sederhana dan tidak cost a bomb ialah selama di tahun yang tidak kondusif alias lagi ciong, maka lebih sering lah mandi air sea salt. Atau kalau prefer, maka lebih rutin berendam di laut untuk beberapa menit. Ini adalah salah satu cara untuk meng-cleansing diri dari energi negatif. Untuk detail teknis aktivitas “cleansing” ini silahkan baca penjabaran lengkap dan detail nya di salah satu buku saya.

Menjelang dan selama periode Konyan, akan ada pula beredar informasi mengenai mengenakan pakaian warna tertentu untuk masing-masing shio. Again, informasi ini juga adalah yang bersifat sejuta umat. Mau menerapkan nya silahkan saja; tidak pun tidak apa. Masalah warna keberuntungan, ya harus disesuaikan dengan ba zi kita. Dan terpenting, kita perlu pula bisa realistik. Masa sih hanya karena kita mengenakan pakaian warna hoki (berdasarkan informasi yang sifatnya sejuta umat) akan serta merta bikin kita jadi hoki?

Bagaimana dengan info mengenai beragam istilah mengenai shio Kerbau? Tak usah bingung, lain praktisi punya beda terminologi yang mereka gunakan. Jadi tak perlu dibikin bingung dengan istilah-istilah seperti: “Kerbau dalam hutan,” “Kerbau dalam kandang,” “Kerbau lagi berkubang,” “Kerbau sedang membajak sawah,” dan sebagainya. Asal kita jangan jadi “Kerbau dicocok hidung” atau “Kerbau digiring ke penjagalan” saja!

Last but not least, perlu selalu lebih objektif dan realistik lah dengan yang namanya ramalan! Dan tentunya juga dengan aktivitas meramal. Kita semua punya preferensi dan pendapat yang beda mengenai aktivitas ramalan dan meramal. IMHO, kalau tidak hati-hati maka bisa tidak positif. Mengapa? Kita (dalam kapasitas sebagai objek alias yang diramal) jadi kurang percaya diri dan ketergantungan kepada semua informasi dari ramalan. Kita (sebagai subjek alias yang meramal) bisa kebablasan jadi punya ilusi atau merasa bahwa yang kita ramalkan mengenai seseorang ataupun sebuah peristiwa adalah tepat. Padahal fakta di kehidupan adalah tidak begitu. Kalau benaran kita akurat dalam memprediksi; mengapa pula hidup kita masih tidak (secara finansial, ketenaran, kesehatan) maksimal? mengapa pula kita tidak meramal untuk diri sendiri saja agar hidup makmur tajir melintir biar tidak usah capek-capek masih memberikan jasa ramalan untuk orang lain!

Fenomena lain yang sering dijumpai ialah kita seakan alpa, mengira bahwa analisa ba zi yang kita lakukan itu adalah sebuah prediksi yang sudah pasti akan set in the stone. Padahal kehidupan tuh tidak purely solely ditentukan oleh faktor Langit (ba zi) saja. Masih ada pengaruh dari faktor Manusia (usaha dan tindakan kita) serta faktor Bumi (feng shui) bangunan rumah dan komersial dimana setiap hari kita berada. Jadi faktor Tian – Ren – Di inilah yang akan menentukan bagaimana hasil akhir dari kehidupan kita, dan bagaimana ending sebuah kejadian. Dan yang juga tak kalah “menarik” nya, seringkali kita-kita yang merasa “still yakin” dalam meramal, justru ironisnya adalah yang mengandalkan apps / kalkulator hitung ba zi. Jadi sebetulnya yang piawai “memprediksi” itu adalah sang apps dan atau si kalkulator nya. Kita hanyalah sekedar sang operator saja! Tak beda dengan juru operator mesin X-ray, USG; mirip dengan juru mesin produksi di pabrik. Pernahkah kita terpikirkan dan berani jujur berintrospeksi, in the event dimana for whatever reason/s, apps dan atau kalkulator ba zi nya tidak ada; apakah kita masih bisa menganalisa? Atau apakah kita akan lumpuh dan tidak bisa secara manual menganalisa?

Jangan lupa, bahkan 诸葛亮 (Zhū Géliàng) alias Kongming alias Kongbeng (181-234 AD) yang sangat pakar mengenai feng shui & Chinese Metaphysics pun tidak berani / gegabah dalam meramal. Salah satu ucapan beliau yang terkenal ialah: “将来的事谁说也不清楚 Masa depan siapapun tidak bisa secara jelas/pasti meramalnya.” Bahkan sosok selevel 老 子 (Lǎozi) pun berujar: “知者不⾔, ⾔者不知” (“Those who have knowledge, don’t predict. Those who predict, don’t have knowledge.”)

Hence why, kita perlu lebih objektif dan cerdas dalam mencerna sebuah informasi. Tak kalah penting nya perlu pula untuk bisa menyesuaikan informasinya dengan/ke sikon pribadi kita. Dengan begitu kita tidak memakai standar sejuta umat dan mentah-mentah meng-copy paste ke diri kita. Busana yang kodian saja bisa bikin tidak pas dan tak nyaman dikenakannya. Apalagi berkaitan dengan masalah yang sangat serius dan penting seperti soal ba zi, yang menyangkut nasib kita; masa kita mengabaikan kaidah tailored made?

Ba zi kita masing-masing adalah uniquely our and everyone’s different, maka tidak mungkin kita membabi buta meramal dan atau mengatakan shio ini akan begini, shio itu akan begitu di tahun Kerbau. Sesuatu, yang IMHO, kurang bijak dan kurang bertanggung jawab; yang bisa menyesatkan orang lain.
天時地利人和 tiānshídìlìrénhé, right time right place right person! AND don’t forget to see the positive part in all situations, even during difficult times! Life is actually Wonderful.

Lastly, “on the path to achieving positiveness and success, the rule is to always to look ahead. No one can go back in time to change what has happened; so work on our present to make ourselves a wonderful future. May we reach our destinations, and may our journeys be a wonderful and fruitful one in the upcoming Chinese New Year of the Ox and beyond. We may be far apart, we may only interact via my articles, but you are always in my heart. Wishing all valued readers, valued clients, family, and friends a blessed upcoming New Year of the Ox full of health, laughter, and prosperity. May all your dreams, hopes, and wishes come true. Cheers to a better life and a brighter future! And a very optimistic positive healthy happy wealthy upcoming Chinese New Year of the Ox to you and family.” – xoxoxo, Suhana Lim.

Helen Santosa – Jakarta

Pertama kali mengenal Pa Suhana dari buku karangan beliau yang saya beli, judulnya: “Fengshuipedia”. Dimana permasalahan feng shui dikupas secara detail per hari. Jadi total ada 365 topics. Ulasan yang menarik, masuk akal dan gampang dicerna membuat saya ingin mengenal beliau lebih lanjut.

Kebetulan juga waktu itu, di tahun 2011, saya dalam tahap perencanaan membangun rumah, sehingga saya menghubungi beliau untuk berkonsultasi. Meskipun beliau tinggal di Melbourne, ternyata jarak bukan menjadi halangan di masa perkembangan teknologi sekarang ini. Kita tetap bisa berhubungan lewat skype dan email.

Kata Pa Suhana untuk konsultasi rumah pertama dia akan mengupas lebih dalam Patche keluarga saya, karena dari situ bisa di aplikasi kan ke pembagian rumah. Dimana letak dapur, kamar tidur, ruang kerja, dsb.

Singkat cerita rumah saya akhirnya mulai dibangun tahun 2013 dan baru selesai tahun 2017. Selama itu meskipun saya berkonsultasi dengan beliau, beliau selalu sabar dan menjawab email dengan cepat. Dan ketika beliau sedang mampir ke Jakarta, beliau sendiri yang mengubungi saya menanyakan mengenai kabar perkembangan rumah saya.

Tahun 2018 kita bertemu lagi dan beliau datang untuk melihat hasil akhir rumah. Kita jalan memutari seluruh sudut rumah dan beliau memberikan masukan apa-apa yang harus saya perhatikan dan lakukan dari segi fengshui.

Beliau adalah seorang yang sangat commited dalam perkerjaan nya, meskipun fee nya telah saya bayarkan sejak tahun 2011 lalu. Tetapi beliau tetap ada responsibility untuk terus mengikuti selama proses pembangunan dan melihat hasil akhir dan tetap memberikan masukan.

Salut untuk Pak Suhana, dan sukses ya Pak!

Helen Santosa

October 2018, Jakarta