Indri – Jakarta

Dalam hal mendidik anak, yang aku tekankan kan attitude, nilai akademik tidak prioritas.

Karena anakku laki – laki, bandel itu hal biasa selama tidak kurang ajar. Aku selalu menasehati dia kalau laki-laki itu harus kuat, harus brani capek, jangan punya mental tempe, harus pinter dalam artian bukan secara akademik tapi lebih ke bisa memikirkan solusi kalau dia menemukan problem, dan yang terpenting besar nanti pinter cari cuan.

2 tahun lalu, ba zi nya dihitungkan sama Ko Lim, dia anak yang unsur kayunya kecil. Ternyata salah satu ciri unsur kayu kecil memang begitu, dalam mengerjakan sesuatu sering tidak tuntas. Kalau istilahnya Ko Lim, ada kepala ga ada buntut. Ga heran kalau selama ini dalam mengerjakan tugas sering ga selesai, belajar juga seadanya, yang penting naik kelas sudah cukup.

Semenjak aku mengajarkan perlahan menerapkan ba zi ke dirinya, ibarat batang pohon muda yang belum keras jadi masih mudah untuk dibentuk, ak mengajarkan dia untuk lebih disiplin, lebih bertanggung jawab sama semua tugas tugasnya. Aku ngajarin dari hal yang sangat sederhana seperti lipat selimut tiap bangun pagi, lama-lama dia paham dan merembet ke urusan sekolahnya. Dia tau tanggung jawab belajar tanpa nunggu disuruh maminya.

Hari ini kita dipanggil datang ke sekolah untuk ambil piala karena prestasinya dapat nilai tertinggi salah satu mata pelajaran di ujian kelulusan kelas 6 Gurunya pun sangat tidak menyangka karena anak ini terkenal bandelnya bukan pinternya. Dia sering dimarahin karena tidak memperhatikan saat pelajaran & suka menunda nunda tugas.

Ada perasaan tidak percaya juga masa iya anakku berprestasi di sekolahnya. Karena prestasi yang didapat bukan karena aku yang memaksa, tapi hasil dari tanggung jawabnya dia sendiri.

Dia, Leonard, akhir Juni nanti baru genap 12 tahun Anak bandel yang aku sukai tentunya, hari ini bisa membuat maminya sangat terharu bukan karena prestasi nilainya, tapi karena dia memperlihatkan kedewasaannya dan tanggung jawabnya berkat mengaplikasikan ba zi.

Kayanya, 50 – 60 th kedepan, kalo sudah waktunya buat ninggalin dia, kalau dia bisa terus mempertahankan sikapnya yang seperti ini, aku ga ada rasa khawatir buat masa depannya dia.

Thank You buat, Ko Lim yang sudah mengajarkan cara mengaplikasikan Ba Zi ke anak.

Piala sama piagamnya dipersembahkan buat Ko Lim juga yang udah bantuin cara mengaplikasikan Ba Zi anak. Thank youuu. Semoga kokoh selalu umur panjang dan sehat terus biar banyak ilmu yg bisa ‘dicuri’ sampai sekarang doa nya masih tetep modus.

Dari,
Maminya Leonard
Jakarta, 19 Juni 2021

PS: Ini guru bidang studinya, yang super galakkk menurut Leonard, karena dia sering dimarahin sama guru ini. Tadi pagi dia bilang Bapk sangat tidak menyangka Leonard peraih nilai tertingginya, kalau seperti ini Bapak jadi tidak bisa marah lagi sama Leonard. Tp iya tadi gurunya bilang begitu trus ajak foto buat kenang kenangan langsung minta di kirim ke WA soalnya selama ini Leon bikin kesel Bapak terus tapi dimoment terakhir malah buat Bapak sangat bangga!

Herlina – NSW

I knew of Pak Lim 4 years ago introduced by a close family friend and they are his big supporters and speak highly of him. We have our house Fengshui & our Bazi (personal pillars) calculated.

When I first met Pak Lim, he seemed a bit harsh and to the point and was taken me aback a bit. After knowing him more and met him in person, I now wouldn’t hesitate to reach out when I’m stuck or needing guidance and he keeps reminding me to do the changes he recommended and should have been done 4 years ago.

I was very slow in applying Pak Lim’s suggestions partly because my husband is not supportive of the changes and feng shui in general. Over the years I applied the recommended changes bit by bit. After I applied a few changes Pak Lim
recommended like removing the mirror in our room, changed the kitchen bench I noticed my daughter and my health improved. I used to get cold easily and my daughter got gastro frequently but we haven’t had those for years.

The other change we made was planting bamboos in the front of our house next to the driveway. I remembered Pak Lim mentioned this is to balance the house for my husband. It took a while for the bamboos to grow as we originally planted them in pots but then after we moved it to the ground they grew! And I noticed as those grew my husband work becomes very busy.

So now I’m about to do the last change pak Lim recommended m. I’m positive this will also bring positive impacts in our life.

Thank you pak Lim.
Herlina – N.S.W.

Florence – Medan

Pagi Pak Suhana, mau share moment of happiness…

Jadi ceritanya semalam saya ada kesempatan buat join grabfood promo… Dimana pihak grabfood subsidi full biaya promo… dan mereka ngasih jatah harga promo sebanyak 600 porsi… Guess what? 600+++ porsi sold out in 6 hours… Diluar ekspektasi dari pihak grab… Mereka pikir karena saya jualnya cuma snack… Bukan nasi… Ekspektasi mereka mungkin saya bisa sold 300 porsi udah hebat… Bener2 diluar dugaan… 600 porsi ludes… Bahkan after back to normal price, orderan pun tetap datang… Sampai2 saya harus menutup beberapa menu yg kategori persiapannya agak sulit…

Actually, I dream about join this promotion since November last year…But that time resto saya belum qualified… Ini ada ngaruh semenjak saran Pak Suhana yg suruh ganti lampu supaya pencahayaan lebih terang… Semenjak itu, customer pun lbh byk yg datang… Sampai saat bulan lalu saya ditawarin buat join promo grabfood…

Honestly, without the help of mother earth and father heaven, maybe pencapaian saya belum sampai begini… Saya benar2 berterima kasih ke Pak Suhana… 7 years ago, Pak Suhana saranin saya buat terjun ke dunia kuliner… Dari yg gak tau apa2… Sampai sekarang usaha saya lumayan “famous”… I believe, tanpa bantuan aplikasi feng shui belum tentu saya bisa capai hasil begini… Actually I feel so lucky bisa kenal feng shui dan ba zi dari orang yg tepat… Sehat selalu dan panjang umur ya Pak Suhana…Again… Thank you so much…!

20 Juni 2021
Florence – Medan